Kasus Apa yang Diterima Zuckerberg Sehingga dia Pertama Kali Bersaksi di Pengadilan

sioot.com. Kasus Apa yang Diterima Zuckerberg Sehingga dia Pertama Kali Bersaksi di Pengadilan. Pendiri sekaligus CEO Facebook, Mark Zuckerberg, harus terseret ke pengadilan gara-gara Oculus VR. Anak usaha tersebut selama ini mengembangkan teknologi virtual reality (VR) untuk aplikasi buatannya yaitu Facebook.

Kasus Apa yang Diterima Zuckerberg Sehingga dia Pertama Kali Bersaksi di Pengadilan

Kasus Apa yang Diterima Zuckerberg Sehingga dia Pertama Kali Bersaksi di Pengadilan

Sebelumnya, Oculus merupakan startup yang berdiri sendiri. Baru sekitar dua tahun lalu Oculus diakuisisi Facebook senilai 2 miliar dollar AS atau Rp 26 triliun.

Ternyata, sebelum proses akuisisi selesai, Oculus sudah tersandung kasus hukum yang untuk pertama kalinya dia menghadiri pengadilan. Pengembang game ZeniMax Media menuduh Oculus mencuri kekayaan propertinya untuk mengembangkan headset VR yang dikembangkannya tersebut.

Zuckerberg dipanggil ke pengadilan sebagai saksi atas tuntutan ZeniMax ke Oculus. Pria yang gemar menggunakan kaos abu-abu itu mengaku baru pertama kali bersaksi di pengadilan.

Meski demikian, ia tak gugup menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh ketua pengadilan. Pasalnya, ia yakin sepenuhnya bahwa teknologi yang dikembangkan Oculus murni merupakan buah pikiran timnya sendiri.

“Kami sangat yakin produk-produk Oculus dibangun di bawah teknologi Oculus,” kata dia, sebagaimana dilaporkan NYTimes dan dilansir dari KompasTekno.

Pembelaan Zuckerberg

Zuckerberg pun mengakui saat ini teknologi VR masih terus dikembangkan olehnya dan belum mencapai kesuksesan yang diimpikannya selama pembuatan teknologi VR tersebut. Ia memprediksi masa kejayaan dan kemapanan VR bakal terjadi sekitar 10 tahun mendatang.

Di samping itu, investasi yang digelontorkan akan sangat banyak ke depannya. Zuckerberg sesumbar bakal menggelontorkan dana lebih dari 3 miliar dollar AS atau setara Rp 40 triliun selama satu dekade ke depan.

“(Pengembangan VR) semakin rumit dari yang awalnya kami kira. Kami bahkan harus mengeluarkan lebih banyak uang untuk mencapai tujuan-tujuan kami,” ia menuturkan.

Zuckerberg mengindikasikan bahwa produk-produk Oculus hadir berkat pengembangan bersama dengan tim Facebook. Saat pertama kali dibeli, Oculus bukanlah barang jadi yang sudah matang dalam pengembangan VR.

Maka dari itu, Zuckerberg menganggap tuduhan ZeniMax tak masuk akal. Jika Oculus mencuri kekayaan properti ZeniMax, semestinya Oculus sudah siap dengan teknologi VR masa depan.

Diketahui, tuduhan dari ZeniMax sejatinya berakar pada hal sederhana yang memicu permasalahan sampai kepengadilan. Mantan pekerja ZeniMax yang bernama John Carmack pindah ke Oculus. ZeniMax menuduh Carmack membagi teknologi VR yang dikembangkan perusahaannya ke pendiri Oculus, Palmer Luckey.

Zuckerberg menganggap bahwa Facebook telah mengecek rekam jejak Oculus secara keseluruhan sebelum mengakuisisi perusahaannya itu. Ia pun mengatakan tuduhan ZeniMax tak berdasar.

“Seperti kebanyakan orang di pengadilan ini, saya bahkan tak pernah mendengar nama ZeniMax sebelumnya,” kata Zuckerberg.

Saat ini proses hukum masih terus berlanjut. Jika Oculus kalah di pengadilan, Facebook sebagai perusahaan induk bisa dikenakan denda maksimal 2 miliar dollar AS atau Rp 26 triliun.

Demikianlah Kasus Apa yang Diterima Zuckerberg Sehingga dia Pertama Kali Bersaksi di Pengadilan, semoga bermanfaat.

No Response

Leave a reply "Kasus Apa yang Diterima Zuckerberg Sehingga dia Pertama Kali Bersaksi di Pengadilan"